Kepala Desa Bergas Kidul Berkurban Massal
Perwirasatu.co.id, Semarang — Kepala Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Heri Nugroho, menunaikan kurban 11 ekor sapi pada momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Rabu (27/5/2026). Hewan kurban tersebut disalurkan di berbagai wilayah desa dan diatasnamakan untuk keluarga besar, leluhur, besan, serta para kepala desa dan perangkat desa yang telah wafat sebagai bentuk penghormatan, bakti keluarga, dan penghargaan atas pengabdian membangun desa selama hidup mereka.
Momentum Iduladha tahun ini di Desa Bergas Kidul menghadirkan suasana berbeda. Di tengah tradisi penyembelihan hewan kurban yang berlangsung di sejumlah titik, perhatian masyarakat tertuju pada langkah Kepala Desa Bergas Kidul, Heri Nugroho, yang menyerahkan 11 ekor sapi kurban untuk masyarakat di wilayahnya.
Kurban tersebut tidak hanya dimaknai sebagai ibadah personal, tetapi juga sarat pesan penghormatan kepada keluarga besar dan para tokoh desa yang telah mendahului. Seluruh sapi kurban diatasnamakan untuk keluarga besar Heri Nugroho, mulai dari orang tua, nenek, kakek, hingga keluarga dari jalur besan dan mertua.
Menurut Heri Nugroho, niat tersebut lahir dari dorongan rasa syukur sekaligus penghormatan atas nilai-nilai kehidupan yang selama ini diwariskan keluarga kepadanya. Ia mengaku banyak menerima didikan, petuah, pitutur, dan teladan yang menjadi bekal dalam menjalani kehidupan pribadi maupun pengabdian di pemerintahan desa.
“Semua ini sebagai ungkapan terima kasih dan bentuk bakti kepada orang tua, leluhur, serta keluarga besar yang telah memberikan tuntunan hidup. Apa yang kami lakukan hari ini tidak lepas dari doa dan perjuangan mereka,” ujarnya.
Yang menjadi perhatian masyarakat, sebagian hewan kurban juga dipersembahkan atas nama para kepala desa dan perangkat Desa Bergas Kidul yang telah wafat. Nama-nama para tokoh desa terdahulu disebut sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa dan pengabdian mereka selama memimpin serta membangun desa.
Bagi Heri Nugroho, pembangunan desa tidak lahir dari satu generasi semata. Ia menilai kemajuan Desa Bergas Kidul merupakan hasil estafet perjuangan banyak pihak yang pernah mengabdi dengan kemampuan dan zamannya masing-masing.
“Kami ingin menghormati perjuangan para pendahulu desa. Mereka telah bekerja, mengabdi, dan memberikan fondasi pembangunan bagi Bergas Kidul. Kurban ini diniatkan sebagai doa sekaligus penghargaan untuk mereka,” katanya.
Pelaksanaan penyembelihan dan distribusi daging kurban dilakukan secara bertahap di sejumlah lingkungan desa dengan melibatkan panitia dan warga setempat. Daging kurban kemudian dibagikan kepada masyarakat, termasuk warga kurang mampu dan kelompok yang membutuhkan.
Sejumlah warga menyambut baik kegiatan tersebut. Selain dinilai membantu masyarakat, langkah itu juga dianggap membawa pesan moral tentang pentingnya menjaga hubungan kekeluargaan, menghormati leluhur, serta menghargai jasa para pendahulu desa.
Tokoh masyarakat setempat menilai tradisi kurban yang disertai penghormatan kepada para pendahulu menjadi pengingat bahwa pembangunan desa tidak hanya diukur dari fisik dan infrastruktur, melainkan juga dari kuatnya nilai kebersamaan dan penghargaan terhadap sejarah.
Iduladha, lanjut warga, menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas sosial dan menumbuhkan kesadaran bahwa keberhasilan seseorang tidak pernah berdiri sendiri. Di balik capaian hari ini, ada jasa orang tua, keluarga, guru kehidupan, serta para tokoh desa yang pernah mengabdi dengan tulus.
Melalui kurban tersebut, Heri Nugroho berharap semangat gotong royong, penghormatan kepada orang tua, dan kepedulian sosial tetap tumbuh di tengah masyarakat Desa Bergas Kidul. Ia juga mengajak masyarakat menjadikan Iduladha bukan sekadar ritual tahunan, melainkan momentum memperkuat nilai kemanusiaan, persaudaraan, dan penghormatan kepada jasa para pendahulu.
Keterangan foto: Heri Nugroho berkaos biru di dampingi Ketua Panitia Penyembelihan Kurban Hartadi di Masjid Baitul Qudus Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang. Di tempat ini Heri menyerahkan 3 sapi Limosin.
(Red)
Tulis Komentar