
Keterangan Gambar : Sebanyak 1.690 lowongan kerja dari 42 perusahaan akan tersedia dalam Lampung Selatan Job Fair 2026 yang digelar pada 11 November mendatang di GOR Way Handak (GWH), Kalianda.
Perwirasatu co.id, Lampung Selatan - Sebanyak 1.690 lowongan kerja dari 42 perusahaan akan tersedia dalam Lampung Selatan Job Fair 2026 yang digelar pada 11 November mendatang di GOR Way Handak (GWH), Kalianda.
Kegiatan ini menjadi peluang bagi masyarakat untuk mengakses kesempatan kerja sekaligus mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.
Puluhan perusahaan yang terlibat berasal dari berbagai sektor, mulai dari industri, perdagangan, jasa, perhotelan, makanan dan minuman, hingga ritel, termasuk perusahaan berskala nasional. Job fair tersebut juga akan menghadirkan tiga lembaga pelatihan kerja serta Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI).
Dengan cakupan tersebut, Job Fair 2026 diharapkan tidak hanya memperluas akses informasi lowongan, tetapi juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengenali pilihan pekerjaan dan jalur pengembangan keterampilan sesuai kebutuhan dunia kerja.
Persiapan kegiatan dibahas dalam rapat yang dipimpin Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Tri Umaryani, di Ruang Rapat Asisten Ekobang, Kantor Bupati Lampung Selatan, Rabu (21/10/2026).
Tri Umaryani menegaskan, penyelenggaraan job fair perlu dirancang agar memberikan manfaat lebih luas, tidak sebatas mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan.
Kegiatan ini juga dapat menjadi ruang promosi potensi daerah melalui rangkaian agenda yang menarik bagi masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini dapat dikemas menjadi sebuah event yang menarik, sekaligus menjadi media untuk mempromosikan Kabupaten Lampung Selatan dari berbagai aspek. Nantinya, kegiatan ini juga akan dirangkai dengan beberapa agenda lainnya,” ujarnya.
Menurut Tri, persiapan yang optimal diperlukan untuk mendorong partisipasi perusahaan dan masyarakat sehingga kegiatan tersebut dapat berjalan efektif dan menjangkau lebih banyak pencari kerja.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Lampung Selatan, Rika Wati, menjelaskan bahwa job fair diselenggarakan sebagai salah satu upaya menjawab tantangan ketenagakerjaan, terutama pengangguran terbuka yang masih menjadi perhatian di daerah.
Berdasarkan data yang disampaikan Disnakertrans, jumlah pengangguran terbuka di Lampung Selatan pada 2025 tercatat sebanyak 26.997 orang. Dalam pemaparan tersebut, Lampung Selatan juga disebut berada di urutan ke-14 dari 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung berdasarkan tingkat pengangguran terbuka.
Menurut Rika, kondisi tersebut membutuhkan upaya yang mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan secara lebih langsung.
Pemerintah daerah memfasilitasi pertemuan tersebut agar masyarakat memiliki akses yang lebih luas terhadap peluang kerja yang tersedia.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat mendapatkan akses yang lebih luas terhadap peluang kerja yang tersedia,” jelasnya.
Ketersediaan 1.690 lowongan dari 42 perusahaan menjadi modal penting bagi pelaksanaan Job Fair 2026. Namun, manfaat kegiatan ini akan semakin terasa apabila peluang yang ditawarkan dapat menjangkau pencari kerja yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan dan berlanjut pada proses rekrutmen hingga penempatan tenaga kerja.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berharap akses masyarakat terhadap kesempatan kerja semakin terbuka. Di tengah tantangan pengangguran, job fair diharapkan menjadi salah satu langkah konkret untuk mempertemukan kebutuhan dunia usaha dengan potensi tenaga kerja lokal.
(Puddin A)

















LEAVE A REPLY