
Keterangan Gambar : Solidaritas Sedulur Sikep berupaya menjadikan nilai tersebut sebagai dasar, dalam kehidupan bermasyarakat.
Perwirasatu.co.id, Pati - Pesan menjaga kedamaian Indonesia terus digaungkan oleh Solidaritas Sedulur Sikep di wilayah Kabupaten Pati.
Namun, semangat menjaga kerukunan dinilai perlu berjalan beriringan, dengan keberanian menyampaikan kritik terhadap berbagai persoalan yang dirasakan masyarakat.
Berpegang pada nilai leluhur berupa kejujuran, kesederhanaan, gotong royong, kerukunan, serta kepedulian terhadap alam
Solidaritas Sedulur Sikep berupaya menjadikan nilai tersebut sebagai dasar, dalam kehidupan bermasyarakat.
Yayasan Solidaritas Sedulur Sikep Kabupaten Pati yang dipimpin Sariyono alias Uceng aktif membangun solidaritas kerakyatan.
Gerakan tersebut juga mendorong agar tata kelola pemerintahan semakin terbuka, responsif, serta benar-benar memperhatikan kebutuhan masyarakat.
Kritik yang disampaikan bukan dimaksudkan untuk menciptakan perpecahan, melainkan sebagai bentuk kepedulian.
Pemerintah diharapkan tidak hanya berbicara tentang pembangunan dan ketertiban, tetapi juga memastikan perlindungan sosial, kelestarian lingkungan, serta ruang partisipasi masyarakat berjalan secara nyata.
Bersama komunitas pegunungan Kendeng, semangat gotong royong terus diperkuat. Masyarakat berharap setiap kebijakan yang menyangkut kehidupan warga
Dapat dibahas secara terbuka, dan mempertimbangkan dampak jangka panjang terhadap lingkungan.
“Keberagaman jangan menjadi alasan untuk terpecah. Justru perbedaan harus menjadi kekuatan untuk saling mengingatkan
Untuk membangun Indonesia yang damai, guyub, serta saling menghormati,” tutur Uceng, Sabtu (22/8/2026).
(red)

















LEAVE A REPLY