Sorotan Publik terhadap Kasus yang Diduga Melibatkan Mantan Bupati Garut

Sorotan Publik terhadap Kasus yang Diduga Melibatkan Mantan Bupati Garut Keterangan Gambar : terkait pelaporan dan keterlibatan hukum mantan Bupati Garut, Rudy Gunawan, dalam beberapa kasus yang menjadi perhatian publik hingga April 2026


Pewirasatu.co.id, Garut - Kronologi terkait pelaporan dan keterlibatan hukum mantan Bupati Garut, Rudy Gunawan, dalam beberapa kasus yang menjadi perhatian publik hingga April 2026:

- Tahun 2016–2017: Awal Kasus Korupsi SOR Ciateul

Kasus dugaan korupsi pembangunan Sarana Olahraga (SOR) Ciateul di Kecamatan Tarogong Kidul mulai muncul ke publik. Kasus ini menjerat Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Garut saat itu, Kuswendi. Pada tahun 2017, terdakwa diketahui telah mengembalikan hasil korupsi sebesar Rp1,6 miliar.

- Januari 2021: Rudy Gunawan Menjadi Saksi

Pada 11 Januari 2021, Rudy Gunawan hadir di Pengadilan Tipikor Bandung untuk memberikan kesaksian dalam sidang kasus korupsi SOR Ciateul yang mengakibatkan kerugian negara Rp1,6 miliar. Ia hadir sebagai saksi A de Charge (saksi meringankan) bagi terdakwa mantan Kadispora Garut.

- September–Oktober 2024: Dugaan Aliran Dana Bank Intan Jabar (BIJ)

Aktivis lokal, seperti Lukmanul Hakim, mengkritisi dugaan kegagalan sistemik dan moral hazard dalam tata kelola keuangan di Bank Intan Jabar (BIJ) yang merugikan negara sebesar Rp213 miliar. Rudy Gunawan memberikan klarifikasi atas tuduhan adanya aliran dana dari BIJ yang masuk kepadanya melalui ajudan, serta membantah keterlibatan langsung karena BIJ berada di bawah kendali Provinsi Jawa Barat.

- Januari 2024: Akhir Masa Jabatan

Rudy Gunawan secara resmi mengakhiri masa jabatannya sebagai Bupati Garut periode 2019–2024 pada 23 Januari 2024 dan menyatakan akan fokus pada kegiatan pertanian.

- Maret–April 2026: Polemik Dana Desa dan Kritik Kebijakan

Memasuki April 2026, Rudy Gunawan kembali menjadi sorotan setelah melontarkan kritik tajam mengenai pemotongan signifikan bantuan dana Provinsi Jawa Barat untuk infrastruktur perdesaan di era Gubernur Dedi Mulyadi. Kritik ini memicu polemik panas di kalangan aktivis dan masyarakat Garut. 

‎( Red )

Sumber: www.zonabandung.com

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)