
Keterangan Gambar : Lonjakan pasien ortopedi dan bedah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) JP Wanane Kabupaten Sorong mendapat sorotan langsung dari Vinsen Kocu, Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) DPD KNPI Kabupaten Sorong Selatan, yang juga merupakan pasien ortopedi.
Perwirasatu.co.id, SORONG, PAPUA BARAT DAYA – Lonjakan pasien ortopedi dan bedah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) JP Wanane Kabupaten Sorong mendapat sorotan langsung dari Vinsen Kocu, Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) DPD KNPI Kabupaten Sorong Selatan, yang juga merupakan pasien ortopedi.
Vinsen menyaksikan langsung kondisi membludaknya pasien di koridor RSUD JP Wanane pada 4 September 2026. Puluhan pasien dengan tongkat, kruk, hingga kursi roda bantuan DAK 2019
memadati ruang tunggu. RSUD JP Wanane bersama RSUD lain di Kota dan Kabupaten Sorong
merupakan RSUD rujukan utama untuk Provinsi Papua Barat Daya, yang harus menangani pasien rujukan dari kabupaten lain seperti Maybrat, Tambrauw, Raja Ampat, Sorong Selatan, dan wilayah lainnya.
Sebagai pasien, Vinsen menegaskan bahwa persoalan utama bukan pada pelayanan internal rumah sakit.
"Saya secara pribadi sangat apresiasi dan proviciat kepada dokter spesialis ortopedi dan bedah di RSUD JP Wanane Kabupaten Sorong. Mereka sangat luar biasa, mampu melayani pasien dari jam 8 pagi sampai jam 4 sore tanpa henti. Fasilitas,tenaga medis, dan ASN rumah sakit semua sudah bekerja maksimal dengan segala keterbatasan yang ada," ujar Vinsen Kocu.
Menurutnya, tingginya beban sebagai rumah sakit rujukan tidak sebanding dengan ketersediaan
tenaga dokter spesialis. Praktik dokter spesialis yang terbatas menyebabkan antrean panjang
dan waktu tunggu berjam-jam.
"Yang sangat dibutuhkan dan perlu perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dan Pemerintah Kabupaten Sorong adalah penambahan dokter spesialis. Dokternya sudah kerja ekstra, tapi kalau pasiennya ratusan setiap hari, ya pasti membludak,"tegasnya.
Poin Tuntutan:
1. Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya segera menambah dokter spesialis ortopedi danbedah di RSUD rujukan Sorong Raya.
2. Memberikan insentif dan jaminan kesejahteraan yang layak agar dokter spesialis betahbertugas di Papua Barat Daya.
3. Penguatan RSUD JP Wanane sebagai RS rujukan dengan dukungan SDM dan sarana prasarana yang memadai.
"Kami mendukung penuh para dokter dan nakes di RSUD JP Wanane. Mereka pahlawan, Sekarang giliran pemerintah yang harus hadir," tutup Vinsen.
(Red)

















LEAVE A REPLY