Home Artikel Masyarakat Jakarta, Depok dan Bogor Keluhkan Dampak Abu Vulkanis Anak Krakatau

Masyarakat Jakarta, Depok dan Bogor Keluhkan Dampak Abu Vulkanis Anak Krakatau

47
0
SHARE
Masyarakat Jakarta, Depok dan Bogor Keluhkan Dampak Abu Vulkanis Anak Krakatau

Keterangan Gambar : Warga Jakarta, Depok, hingga Bogor, Jawa Barat, ramai mengeluhkan dampak paparan abu vulkanis Gunung Anak Krakatau yang disebut-sebut sudah sampai ke wilayah mereka.

Perwirasatu.co.id, Jakarta - Hari ini, Minggu (6/9-2026) pagi, Warga Jakarta, Depok, hingga Bogor, Jawa Barat, ramai mengeluhkan dampak paparan abu vulkanis Gunung Anak Krakatau yang disebut-sebut sudah sampai ke wilayah mereka.

Bahkan, keluhan warga mengenai abu vulkanis Anak Krakatau tersebut juga ramai diunggah melalui akun media sosial Threads. Sebagian warga membagikan kondisi dilingkungan mereka, setelah material berupa abu vulkanis tersebut terlihat di beberapa wilayahnya.

Selain itu, ada warga juga yang mengimbau masyarakat Jakarta dan sekitarnya untuk tidak mengikuti car free day (CFD) pagi ini lantaran paparan abu vulkanis Gunung Anak Krakatau.

Tidak hanya itu, warga pun diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengenakan masker ketika beraktivitas di luar rumah.

"Yang CFD alangkah baiknya ditunda dahulu ya, abunya semakin deras," tutur akun @fir***.

Keluhan mengenai abu vulkanis juga datang dari wilayah Cibinong, Kabupaten Bogor. Seorang pengguna Threads menyebut material tersebut sudah terlihat cukup banyak di wilayah tersebut.

"Abu vulkanis Gunung Anak Krakatau sudah sampai Cibinong. Tadi waktu Bapak pulang dari musala, katanya sudah banyak banget," kata akun @nov***.

Sementara itu, warga di Tanah Sereal, Jakarta Barat, juga melaporkan adanya abu vulkanis di lingkungan rumahnya.

"Abu vulkanis sudah sampai di lingkungan rumah saya di Tanah Sereal, Jakarta Barat. Stay safe semua," tulis akun @ans***.

Keluhan warga tersebut, tidak hanya berasal dari permukiman. Salah seorang netizen juga mengunggah video yang memperlihatkan kondisi kaca mobilnya dipenuhi debu akibat abu vulkanis Gunung Anak Krakatau ketika melintasi Tol Layang Sheikh Mohammed bin Zayed (MBZ) di ruas Jakarta - Cikampek.

Dalam unggahannya, netizen itu memperlihatkan perbedaan kondisi kaca mobil ketika baru memasuki Tol MBZ dan setelah melaju di jalan tol.

"Video pertama ini kondisi kaca mobil waktu baru masuk Tol MBZ. Video kedua, kondisi kaca sudah mulai penuh debu dan jarak pandang kanan kiri minim banget, benar-benar sama sekali enggak kelihatan pemandangan gedung," tulis akun @suk***. 

Kondisi tersebut menunjukkan, bahwa; keluhan mengenai abu vulkanis Anak Krakatau tidak hanya muncul dari satu wilayah. Beberapa laporan juga dapat dilihat berasal dari sejumlah kawasan di Jabodetabek, termasuk Jakarta, Depok, dan Bogor.

Sedangkan dari akun Instagram @depok24jam ikut mengimbau warga Depok untuk waspada terhadap paparan abu vulkanis Gunung Anak Krakatau. Masyarakat diminta agar menggunakan masker, saat berada di luar rumah dan juga diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan jika tidak mendesak.

Selain itu, warga pun diminta untuk menutup pintu, jendela, dan ventilasi agar bisa mengurangi masuknya abu ke dalam rumah. 

Lebih dari itu, penggunaan kacamata pelindung juga di sarankan untuk mencegah iritasi akibat paparan abu. Masyarakat diminta untuk tetap memantau informasi resmi dari BMKG, PVMBG, BPBD, dan pemerintah daerah supaya mengetahui perkembangan terbaru terkait sebaran abu vulkanis.

(Red)

Iklan Detail Video

Iklan_home