Home Pendidikan Proyek Revitalisasi KB AZ - ZUHRO, Diduga Kuat Dikerjakan Pihak Ketiga

Proyek Revitalisasi KB AZ - ZUHRO, Diduga Kuat Dikerjakan Pihak Ketiga

10
0
SHARE
Proyek Revitalisasi KB AZ - ZUHRO, Diduga Kuat Dikerjakan Pihak Ketiga

Keterangan Gambar : Berdasarkan papan informasi proyek, revitalisasi sekolah ini menelan anggaran sebesar Rp.312.282.000,. Yang bersumber dari anggaran APBN Tahun 2026.

Perwirasatu.co.id, Majalengka - Pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Direktorat jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Telah merealisasikan bantuan pemerintah program revitalisasi satuan pendidikan untuk kelompok bermain ( KB ) AZ ZUHRO, yang berlokasi di Desa Kertasari Kecamatan Kertajati Kabupaten Majalengka Jawa Barat.

Kini tengah menjadi sorotan masyarakat, Diduga kuat menyalahi aturan prosedur pelaksanaan yang telah ditetapkan Pemerintah.

Berdasarkan papan informasi proyek, revitalisasi sekolah ini menelan anggaran sebesar Rp.312.282.000,. Yang bersumber dari anggaran APBN Tahun 2026. Sementara itu, berdasarkan regulasi, proyek ini seharusnya dilaksanakan secara swakelola oleh pelaksana pembangunan satuan pendidikan ( P2SP ), Namun hasil investigasi dilapangan awak media pada Jum'at ( 23/10/2026 ) menunjukkan bahwa proyek tersebut disinyalir dikerjakan oleh pihak ketiga (Pemborong).

Sesuai regulasi Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah ( Kemendikdasmen ) mekanisme swakelola bertujuan untuk memberdayakan dan melibatkan masyarakat setempat dalam proses pembangunan. Pada petunjuk teknis program revitalisasi tahun 2026, Kepala Sekolah bertindak sebagai penanggung jawab kegiatan, sementara P2SP menjadi pelaksana teknis kegiatan.

Kendati demikian fakta dilapangan berbicara lain, Salah satu seorang warga setempat yang enggan disebutkan  namanya, Mengungkapkan rasa kekecewaan terkait penyerapan tenaga kerja.

"Warga sekitar sangat kecewa yang bekerja di proyek KB AZ ZUHRO ini, mayoritas di datangkan dari luar desa hanya ada empat orang saja yang dilibatkan, "Ujarnya kepada awak media.

Tidak hanya soal pengalihan taktis kerja ke pihak ke tiga, warga juga menyoroti kualitas dan teknis pengerjaan bangunan yang dinilai janggal dan kini menjadi perbincangan hangat.

"Kami juga menyoroti masalah tehnis mulai  dari pekerjaan pemasangan slop besi untuk gorden penggunaan bahan besi tidak sesuai dengan RAB, dibawah standar begitu juga pekerjaan tembok dinding tidak di kupas hanya di perbaiki terutama bagi yang sudah lapuk, begitupun sama slop beton untuk tiang - tiang penyangga di depan untuk emper diduga tidak dibongkar hanya di perbaiki tidak menutup kemungkinan pekerjaan yang lain juga diduga di sulap.

Sampai berita ini diturunkan, awak media telah mendatangi kepala sekolah dan panitia pihak P2SP terkait,Namun tidak berada di tempat.

Demi menjaga keberimbangan informasi dan mematuhi kode etik jurnalistik, Pihak media memberitakan ruang seluas - luasnya bagi Kepala Sekolah KB AZ ZUHRO dan pihak P2SP, Untuk memberikan hak jawab ataupun hak sanggah terkait dugaan tersebut.

( Anto )

Iklan Detail Video

Iklan_home