Semarak Muharram 1448 H Yayasan Insaanul Hadi Padukan Kajian Islam Teknologi AI dan Lomba TPQ
Keterangan Gambar : Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai kegiatan Semarak Muharram 1448 Hijriah yang digelar Yayasan Insaanul Hadi di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Minggu 21 Juni 2026.
Perwirasatu.co.id, OKU - Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai kegiatan Semarak Muharram 1448 Hijriah yang digelar Yayasan Insaanul Hadi di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Minggu 21 Juni 2026.
Mengusung tema "Jadikan Muharram sebagai Awal Perjalanan Menuju Pribadi Yang Lebih Baik", kegiatan ini berhasil memadukan nilai-nilai keislaman dengan perkembangan teknologi modern yang menarik perhatian peserta dari berbagai kalangan.
Tidak hanya menghadirkan kajian keagamaan, Semarak Muharram tahun ini juga menghadirkan Workshop Pembuatan Poster Dakwah dan Kartun Menggunakan Artificial Intelligence (AI) serta Lomba TPQ yang melombakan cabang Adzan dan Solo Sholawat.
Ketua Yayasan Insaanul Hadi Kabupaten OKU, Gusti Randu, mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya untuk mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, menjadikan momentum Tahun Baru Islam sebagai sarana hijrah menuju kehidupan yang lebih baik.
"Kami ingin Muharram tidak hanya diperingati sebagai pergantian tahun dalam kalender Hijriah, tetapi juga menjadi momentum perubahan diri. Karena itu kami menghadirkan kajian agama, pengembangan bakat keagamaan, hingga edukasi teknologi yang bermanfaat," ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan tausiah yang disampaikan oleh Ustadz Selpin, S.Pd, yang mengupas keutamaan bulan Muharram, hikmah hijrah, serta berbagai amalan yang dianjurkan selama bulan yang dimuliakan dalam Islam tersebut.
Kajian berlangsung interaktif dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta yang terdiri dari ibu-ibu pengajian muslimah, anak-anak asrama Insaanul Hadi, hingga masyarakat umum.
Yang menarik, workshop AI menjadi salah satu agenda yang paling diminati. Dalam sesi ini peserta diperkenalkan dengan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan untuk membuat poster dakwah dan ilustrasi kartun bernuansa Islami.
Menurut Gusti Randu, perkembangan teknologi harus dimanfaatkan secara positif dan produktif.
"Melalui workshop ini kami ingin mengenalkan bahwa teknologi AI dapat menjadi sarana dakwah yang kreatif, inspiratif, dan relevan dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam," jelasnya.
Sementara itu, Lomba Adzan dan Solo Sholawat berlangsung meriah. Para peserta menampilkan kemampuan terbaik mereka di hadapan dewan juri dan para penonton. Selain menjadi ajang kompetisi, lomba ini juga menjadi wadah pembinaan karakter, keberanian, dan kecintaan generasi muda terhadap syiar Islam.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 13.30 WIB tersebut semakin semarak dengan berbagai doorprize, hadiah lomba, serta pembagian makanan ringan bagi peserta.
Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Yayasan Insaanul Hadi Gusti Randu, Pembina Yayasan Insaanul Hadi H. Gusti Prasetyo Rendy Anggara, para pengurus yayasan, ibu-ibu pengajian muslimah, anak - anak asrama Insaanul Hadi, serta peserta dan masyarakat yang mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai.
Melalui Semarak Muharram 1448 H ini, Yayasan Insaanul Hadi berharap dapat terus menjadi wadah pembelajaran, pembinaan akhlak, pengembangan kreativitas, dan syiar Islam yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dengan memadukan nilai keagamaan dan kemajuan teknologi, kegiatan ini menjadi bukti bahwa semangat hijrah tidak hanya diwujudkan melalui peningkatan ibadah, tetapi juga dengan kesiapan menghadapi perkembangan zaman secara bijak dan produktif.
(Marshal)
Tulis Komentar