Update Kasus Pabrik Narkoba Semarang Diduga Ada Oknum Polisi Terlibat

Update Kasus Pabrik Narkoba Semarang Diduga Ada Oknum Polisi Terlibat Keterangan Gambar : . Polda Metro Jaya mengungkap bahwa salah satu pelaku yang diamankan diduga merupakan oknum anggota kepolisian berinisial P.


Perwirasatu.co.id, Semarang - Perkembangan terbaru terkait penggerebekan pabrik narkoba jenis Zenith dalam skala besar di Semarang kembali mencuat. Polda Metro Jaya mengungkap bahwa salah satu pelaku yang diamankan diduga merupakan oknum anggota kepolisian berinisial P.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, membenarkan informasi tersebut pada Selasa (14/04).

“Iya benar, inisialnya P. Saat ini statusnya masih didalami lebih lanjut terkait sejauh mana keterlibatannya,” ujarnya.

-Peran Masih Didalami

Hingga kini, pihak kepolisian belum mengungkap jabatan maupun satuan dari oknum tersebut. Berdasarkan pemeriksaan sementara, P mengaku hanya berperan sebagai kurir yang menjalankan perintah dari tersangka utama berinisial D.

Namun demikian, penyidik masih terus mendalami keterangan tersebut untuk memastikan peran sebenarnya dalam jaringan narkoba tersebut.

-Pengejaran DPO Berlanjut

Operasi penindakan masih terus berlangsung. Tim gabungan dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Barat saat ini tengah memburu delapan orang lainnya yang telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

-Barang Bukti Fantastis

Dalam penggerebekan tersebut, aparat menemukan barang bukti berupa bahan baku (prekursor) dalam jumlah besar, dengan total mencapai 1,85 ton. Rinciannya sebagai berikut:

10 tong carisoprodol (250 kg)

32 karung hisel (730 kg)

26 karung talaq (650 kg)

9 tong povidone (225 kg)

Kasus ini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum, mengingat skala produksi yang besar serta dugaan keterlibatan oknum aparat.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkoba, karena selain melanggar hukum, juga membahayakan kesehatan dan masa depan.

(Tim)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)