Warga Rahong Utara Apresiasi Langkah Polres Manggarai dalam Penyelesaian PLTMH Wae Lega

Warga Rahong Utara Apresiasi Langkah Polres Manggarai dalam Penyelesaian PLTMH Wae Lega Keterangan Gambar : Hironimus Sardi, Warga Golo Pau, Desa Liang Bua, Kecamatan Rahong Utara, Kabupaten Manggarai, Privinsi NTT, mendukung langkah Polres Manggarai dalam menyelesaikan persoalan di PLTMH Wae Lega.


Perwirasatu.co.id, ‎MANGGARAI, NTT -Hironimus Sardi, Warga Golo Pau, Desa Liang Bua, Kecamatan Rahong Utara, Kabupaten Manggarai, Privinsi NTT, mendukung langkah Polres Manggarai dalam menyelesaikan persoalan di PLTMH Wae Lega.

‎Dukungan ini disampaikan oleh Hironimus ketika beliau menyaksikan langsung proses pembangunan dilokasi PLTMH Wae Lega pada Senin 6 Juni 2026.

‎Kehadiran PLTM Wae Lega berdampak langsung terhadap perekonomian warga kampung Bonar dan sekitarnya. Terlebih bisa menyerap tenaga kerja.Ini tentu bagus untuk kehidupan masyarakat itu sendiri.

‎Saya selaku warga tetangga desa merasa bangga dengan kehadiran PLTMH Wae Lega, dengan harapan agar proses pembangunanya bisa cepat diselesaikan.

‎Terkait persoalan hukum yang sedang ditangani Polres Manggarai, Hironimus menyampaikan dukunganya. "Saya mendukung langkah Polres Manggarai, tuturnya singkat".

‎Alasan saya mendukung, karena saya telah mendengar langsung keterangan dari Kades Pong Lengor bahwa proses ganti rugi lahan sudah dilakukan secara tuntas dan sudah buat kesepakan bersama.

‎Negara ini negara hukum, kita harus berlandaskan hukum dalam melaksanakan sesuatu. Bagi yang melanggar tentu punya konsekwensi hukum, tuturnya tegas.

‎Hironimus menegaskan agar Polres Manggarai terus menegakkan hukum tanpa pandang bulu. Bagi siapa saja yang dianggap melanggar hukum, semoga ditindak tegas. Sehingga tercipta rasa nyaman ditengah masyarakat.

‎Untuk PT. Gistec Prima Energindo, Hironimus menyampaikan harapanya untuk terus berbuat baik bagi masyarakat Desa Pong Lengor, Desa Tengku Lese dan Sekitarnya. 

‎Banyak masyarakat yang ingin merasakan perubahan dan ingin maju. Jangan terpengaruh dengan berbagai aksi sempit dari segelintir orang yang menghambat pembangunan itu sendiri, tutup Hironimus.

‎(Tim)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)