Home Hukum dan Kriminal Oknum Polisi di Jambi Diduga Jadi Pendadah Mobil Curian, Korban Malah Diperlakukan Bak Pencuri

Oknum Polisi di Jambi Diduga Jadi Pendadah Mobil Curian, Korban Malah Diperlakukan Bak Pencuri

134
0
SHARE
Oknum Polisi di Jambi Diduga Jadi Pendadah Mobil Curian, Korban Malah Diperlakukan Bak Pencuri

Keterangan Gambar : Sebuah kisah pemilik mobil yang mobilnya dilarikan oleh seseorang, tapi malah berakhir jadi korban kekerasan diduga oknum polisi viral di Threads, setelah berhasil menelusuri mobilnya dan menemukannya di rumah orang tua polisi.

Perwirasatu.co.id, Jambi - Sebuah kisah pemilik mobil yang mobilnya dilarikan oleh seseorang, tapi malah berakhir jadi korban kekerasan diduga oknum polisi viral di Threads, setelah berhasil menelusuri mobilnya dan menemukannya di rumah orang tua polisi.

‎Gimana kronologi lengkapnya? mari kita bahas:

‎Kronologi Mobil Hilang.

‎Mobil korban dilarikan orang yang dikenalnya. GPS mobil mati total selama 8 bulan. Selama itu korban terus berusaha mencari dan telepon penyedia server GPS buat cek lokasi.

‎Sampai akhirnya korban menemukan titik terang, mobilnya ada di Kota Jambi. Selama seminggu korban pantau terus lewat GPS dan CCTV, sampai CCTV kota Jambi merekam mobil itu keluar dari arah bandara.

‎Mobil Ditemukan Tapi Plat Sudah Diganti.

Korban langsung berangkat ke Jambi ngikutin titik GPS. Benar saja, itu mobil miliknya tapi platnya sudah diganti. Dan lokasinya justru ada di garasi rumah orang tua polisi

‎Korban lalu minta bantuan pendampingan ke Polres Batanghari Jambi dan menyerahkan semua bukti dokumen kepemilikan plus bukti pencarian mobil selama 8 bulan. Foto mobil yang beredar itu diambil saat di garasi rumah orang tua oknum tersebut.

‎3 Tahun Laporan Tanpa Kejelasan.


Anehnya dari tahun 2024 sampai 2026 kasus ini gak ada kejelasan dan tindak lanjut. Korban nanya, apa karena pelakunya diduga oknum Polisi sendiri jadi kasusnya mandek? Padahal diduga oknum itu sudah jadi penadah mobil curian.

‎Didatangi Bergerombol Saat Kerja.

Puncak komedinya justru baru saja terjadi, korban yang lagi kerja malah dijemput segerombolan oknum POLAIR (Polisi Perairan) tanpa surat tugas apapun, dipermalukan di depan umum seperti penjahat.

‎Korban nulis, dampak dari penolakannya kasih uang ke oknum tersebut, mereka datang arogan ke tempat kerjanya. Di CCTV terlihat mereka sampai menonjok perut petugas parkir cuma buat minta diantar ketemu korban.

‎Di dalam ruang kerjanya, gerombolan oknum itu melakukan kekerasan lagi sampai dipisahkan seniornya. Di video kedua, dia malah memperagakan ke seniornya apa yang dia lakukan ke korban, sambil hormat dan minta maaf ke seniornya, bukan ke korban, sambil teriak-teriak penipu dan maling ke korban yang jelas-jelas pemilik mobil.

‎Sampai berita ini dibuat, belum ada keterangan resmi dari @divisihumaspolri dan @poldametrojaya terkait dugaan penadahan dan kekerasan tersebut.

‎Gimana menurut kalian dengan kasus ini?

‎Jika Polisi yang seharusnya melayani dan mengayomi tapi kerap kali lupa daratan bak diatas angin dan berubah jadi monster yang menakuti masyarakat awam, lantas kemana Warga negara ini mendapatkan perlindungan keamanan?

‎(Tim)

Iklan Detail Video

Iklan_home