
Keterangan Gambar : Debu tersebut diduga berasal dari lantai terminal yang baru saja dicor menggunakan anggaran APBD Provinsi NTT beberapa bulan lalu, namun kini kondisinya sudah pecah dan mengelupas menjadi debu
Perwirasatu.co.id , RUTENG, NTT - Warga Kota Ruteng, khususnya yang bermukim di sekitar Terminal Mena, mengeluhkan debu tebal yang mengganggu aktivitas harian mereka.
Debu tersebut diduga berasal dari lantai terminal yang baru saja dicor menggunakan anggaran APBD Provinsi NTT beberapa bulan lalu, namun kini kondisinya sudah pecah dan mengelupas menjadi debu.
Warga sekitar Terminal Mena, Agustinus A., kepada media ini, Kamis (24/9/2026) mengatakan, “Rumah kami tidak nyaman, setiap mobil dan motor lewat di terminal selalu membuat debu beterbangan. Debu itu masuk ke rumah kami tergantung arah angin.”
Menurutnya, kerusakan tersebut menunjukkan lemahnya kualitas pekerjaan. “Kalau corannya kuat pasti tidak pecah dan menghasilkan debu. Ini tidak bisa dipungkiri lagi. Kami merasa sangat terganggu, apalagi tidak ada upaya penyiraman setiap hari,” tegasnya.
Warga meminta Pemerintah Provinsi NTT dan instansi terkait segera menindaklanjuti dan memperbaiki kualitas lantai Terminal Mena tersebut agar tidak terus menimbulkan polusi debu.
Hingga berita ini diturunkan, media ini masih berupaya mengonfirmasi pihak terkait.
(Red)








.jpg)








LEAVE A REPLY