
Keterangan Gambar : Semangat dakwah yang berpadu dengan aksi kemanusiaan kembali digelorakan melalui kegiatan bertajuk "Ngaji Gedhen Wegah Rekoso" yang akan diselenggarakan di Masjid Nurul Huda YONKAV Ambarawa pada Minggu, 9 Agustus 2026, mulai pukul 08.30 hingga 11.00 WIB.
Perwirasatu.co.id, AMBARAWA – Semangat dakwah yang berpadu dengan aksi kemanusiaan kembali digelorakan melalui kegiatan bertajuk "Ngaji Gedhen Wegah Rekoso" yang akan diselenggarakan di Masjid Nurul Huda YONKAV Ambarawa pada Minggu, 9 Agustus 2026, mulai pukul 08.30 hingga 11.00 WIB. Kegiatan tersebut terbuka untuk masyarakat umum dan seluruh rangkaian acara dapat diikuti secara gratis.
Acara ini menghadirkan penceramah Ustadz Abul Aswad Al Bayati yang dikenal luas melalui kajian-kajian Islam bertema tauhid, akhlak, dan motivasi kehidupan. Dalam berbagai ceramahnya, ia kerap mengajak umat Islam untuk membangun optimisme, memperkuat keimanan, serta meyakini bahwa setiap rezeki telah diatur Allah SWT. Salah satu tema yang banyak dikenal masyarakat adalah "Rezeki Ora Bakal Telat", sebuah pesan yang mengingatkan agar manusia tetap berikhtiar tanpa dihantui rasa cemas terhadap masa depan.
Namun, Ngaji Gedhen Wegah Rekoso bukan sekadar forum pengajian. Kegiatan ini dirancang sebagai gerakan sosial yang memadukan penguatan spiritual dengan pelayanan langsung kepada masyarakat. Konsep tersebut menunjukkan bahwa dakwah tidak berhenti di atas mimbar, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata yang memberi manfaat luas.
Panitia menyediakan berbagai layanan kesehatan gratis yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Mulai dari pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan penyakit dalam, layanan USG kandungan, konsultasi penyakit kandungan dan kesehatan wanita, pemeriksaan mata, donor darah, pijat kretek khusus laki-laki, hingga layanan bekam bagi laki-laki. Seluruh layanan tersebut melibatkan tenaga kesehatan dan relawan yang siap memberikan pelayanan sesuai bidangnya.
Program kesehatan gratis ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini berbagai penyakit. Tidak sedikit warga yang selama ini menunda pemeriksaan kesehatan karena keterbatasan biaya. Kehadiran layanan gratis menjadi kesempatan berharga untuk memperoleh pemeriksaan awal sekaligus edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan.
Selain layanan kesehatan, panitia juga menyiapkan berbagai kegiatan sosial lainnya. Sebanyak 2.000 paket sayur gratis akan dibagikan kepada masyarakat. Tidak hanya itu, tersedia pula 2.000 porsi makan siang gratis, 2.000 paket roti dan air mineral, serta kopi gratis bagi para peserta yang hadir.
Kegiatan sosial semakin lengkap dengan hadirnya bazar murah dan pembagian pakaian layak pakai secara gratis. Program tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan sehari-hari dengan harga terjangkau bahkan tanpa biaya. Kehadiran bazar juga menjadi bentuk kepedulian terhadap kondisi ekonomi sebagian warga yang masih membutuhkan dukungan.
Rangkaian kegiatan disiapkan secara terpadu agar masyarakat tidak hanya mendapatkan siraman rohani, tetapi juga merasakan manfaat langsung dalam aspek kesehatan, ekonomi, dan sosial. Model kegiatan seperti ini dinilai mampu memperkuat solidaritas antarwarga sekaligus mempererat hubungan antara lembaga dakwah, relawan, tenaga kesehatan, dan masyarakat.
Penyelenggaraan kegiatan melibatkan Paguyuban Raudhatul Jannah Ambarawa bersama sejumlah komunitas, organisasi sosial, relawan kemanusiaan, tenaga medis, pelaku usaha, media komunitas, dan berbagai mitra lainnya. Kolaborasi tersebut memperlihatkan bahwa kerja sama lintas komunitas dapat melahirkan kegiatan yang memberi dampak luas bagi masyarakat.
Selain menggelar pengajian dan bakti sosial, Paguyuban Raudhatul Jannah Ambarawa selama ini juga aktif dalam berbagai pelayanan kemasyarakatan, di antaranya pemulasaraan jenazah, pemakaman muslim, pelatihan pengurusan jenazah putra dan putri, khitan bersama, layanan ambulans tanggap darurat, peminjaman alat kesehatan, pangkas rambut gratis, relawan tanggap bencana, majelis taklim dan kajian Islam, hingga layanan biro jodoh (mawaddah). Beragam program tersebut menunjukkan komitmen organisasi dalam menghadirkan pelayanan sosial yang berkesinambungan.
Panitia berharap kegiatan Ngaji Gedhen Wegah Rekoso menjadi ruang silaturahmi yang mempertemukan masyarakat dari berbagai latar belakang. Dakwah yang menyentuh hati diharapkan berjalan beriringan dengan kepedulian sosial yang menyentuh kebutuhan nyata masyarakat. Dengan semangat berbagi dan gotong royong, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus menumbuhkan budaya saling menolong di tengah kehidupan bermasyarakat.
Masyarakat yang ingin mengikuti kegiatan dapat langsung hadir di lokasi penyelenggaraan sesuai jadwal yang telah ditentukan. Panitia juga menyediakan pemindaian kode QR untuk registrasi kehadiran guna memudahkan pendataan peserta. Seluruh rangkaian acara diselenggarakan tanpa dipungut biaya sehingga diharapkan dapat dimanfaatkan seluas-luasnya oleh masyarakat Ambarawa dan daerah sekitarnya.
Sumber: Dwi Taufan Hidayat

















LEAVE A REPLY